Kenaikan BBM, berdampak pada rakyat kecil!!

“Hidup sudah semakin susah, tambah susah lg..” begitulah pernyataan tukang becak yg saya ajak ngobrol kemarin. Yak betul, rencana pemerintah akan menaikkan harga BBM dalam waktu dekat sudah cukup menyesakkan terutama bagi rakyat kecil. 2 hari yg lalu pemerintah mengeluarkan statement bahwa kepastian akan kenaikkan BBM tidak dapat ditahan lg. Sudah cukup banyak yang berdemo untuk menentang kenaikan harga BBM ini, adapula yg sampe ricuh.

jika harga BBM dinaikkan, otomatis biaya operasional jadi tinggi, sehingga harga komoditas akan ikut naik, terutama sembako. Ini akan berdampak kepada seluruh harga kebutuhan pokok dan semua barang. Harga BBM sangat menentukan inflasi barang lainnya. Tentu saja yg menjerit adalah rakyat kecil. “Pendapatan dan gaji tidak naik, tapi harga naik terus” begitu banyak orang berkata. Belum lagi bagi pengusaha yang menjerit karena biaya operasional tinggi. Mungkin mereka akan menekan cost yg lain. Sapa tau dengan mengurangi karyawan. Ini juga akan berdampak pada angka pengangguran yang akan bertambah.

Alasan pemerintah untuk menaikkan harga BBM adalah tidak sesuainya antara asumsi harga minyak anggaran APBN dengan harga minyak dunia. Kini harga minyak dunia mencapai $120an per barel, sedangkan asumsi harga minyak dalam APBN adalah $95 per barel. Dari situ tampaknya memang harus diadakan penyesuaian untuk mengurangi beban APBN. Sedangkan penggunaan BBM di Indonesia sangat besar dan melebihi kuota. Lebih banyak digunakan untuk sektor transportasi. Karena mobil yg ada di Indonesia banyak bgt bhoo.. ada 17 juta unit lebih yg berasal dr data registrasi unit mobil Kepolisian RI. Bukan main, bukan? Bayangkan jika 1 unit mobil mengkonsumsi sekitar 10 liter sehari. Belum lagi kendaraan lain, seperti motor, kapal, dll. DItambah lagi untuk konsumsi produksi. Berapa besar konsumsi BBM kita di Indonesia tiap harinya.

Subsidi yg diberikan untuk harga BBM seperti sekarang ini, banyak dinikmati oleh kalangan menengah atas, karena untuk konsumsi mobil pribadi yg jumlahnya cukup banyak di Indonesia. Di sini orang seperti membeli kacang goreng untuk beli mobil. Banyak juga yaa orang kaya di Indonesia.

Di satu sisi, pemerintah akan membantu rakyat kecil dengan memberikan kompensasi BLT (Bantuan Langsung Tunai) seperti pada tahun 2005.  Tentu saja ini merupakan pembodohan kepada rakyat, semacam menyuap rakyat dengan uang. Kebijakan ini hanya membantu dalam jangka pendek. Bayangkan saja, bantuan yg diberikan hanya 150rb rupiah. Untuk makan seminggu juga sudah habis. “Istri 3, anak 6” begitu kata mang Dadang di acara TV suami takut istri. Yang penting bagi rakyat kecil hanya harga yang murah dan bisa hidup tentram. Entah apa lagi yang akan diberikan pemerintah di kemudian hari. Yang jelas, rakyat kecil sudah cukup menderita dengan hidup sekarang ini. Makanya pesan saya, jangan mau jadi rakyat kecil! Jadilah rakyat besar yang mempunyai peran di negara. Supaya bisa merubah kondisi negeri ini dari keterpurukan.

One thought on “Kenaikan BBM, berdampak pada rakyat kecil!!

  1. Hmm…gmn dong akh enaknya? Kasihan yah rakyat kecil… T_T

    Sementara, saya hanya bisa berpikir untuk memperbaiki diri dulu, baru memperbaiki keadaan.. Semoga umur masih sampai…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s