Menilik kebenaran Tragedi Monas

Maav niy ingin menanggapi tragedi Monas dan ingin meluruskan kebenaran yg sebenarnya. karena kalau di media massa, mereka berat sebelah. karena punya konspirasi busuk yg dibackingi asing. Silakan baca, percaya atau tidak percaya. tapi ini menurut analisis saya sebagai muslim yg cinta damai. Dan tulisan ini saya kutip juga dari berbagai sumber.

Tragedi monas adalah merupakan kejadian yg tidak relevan utk dibesar-besarkan. Laskar Islam yang ketika itu bentrok dengan aliansi yg memberi namanya AKKBB  (Aliansi Kebangsaan Untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan) adalah kejadian provokatif, dimana mereka menjadi provokator untuk mengadu domba umat Islam yg sebagian besar agama yg dianut bangsa Indonesia. Merupakan skenario yg disusun untuk menyudutkan salah satu pihak, diantaranya FPI (Front Pembela Islam).

Mengapa FPI yg disudutkan? Dan Habib Rizieq Shihab ditahan Polda Metro, padahal beliau tidak ikut dalam aksi itu dan tidak ada perintah resmi atau tdk resmi dari beliau untuk bentrok. Bentrok itu murni spontanitas karena ulah pihak pembela Ahmadiyah. Jangan salah diartikan bahwa FPI yg salah, kekerasan itu adalah tindakan oknum yg tidak bisa menahan emosi. Jangan digeneralisasikan bahwa FPI yg salah. Kalau mau menindak hukum, hukum pelaku, jangan hukum yang tidak bersalah. Di Indonesia juga sering sekali bentrok dan bahkan kekerasan yg brutal sekali. Kenapa mereka tidak di ekspos? mengapa hal kecil ini justru dibesar2kan?? Apakah ada agenda konspirasi busuk di balik ini semua???

Sebagai ilustrasi, Polisi pernah melakukan tindakan represif. Tapi yg salah bukan kepolisian kan?, tetapi oknum anggotanya. Contoh lain Korupsi. Korupsi tidak dilakukan oleh lembaga atau organisasinya, tetapi oleh oknum juga yg melakukan. Jadi saya harap jangan generalisasikan hal ini!!!

Skenario ini dilakukan karena pihak yg tidak bertanggungjawab, yg takut akan adanya eksistensi FPI ini. Karena kegiatannya yg amar ma’ruf nahi mungkar (mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran). Apa yg dilakukan FPI bukanlah suatu perbuatan anarkhis seperti merusak Bar, Rumah Bordil dan Tempat Perjudian yg sarang miras, narkoba dan pelacuran. Orang macam apa yg lebih membela PERUSAK MORAL seperti pendiri rumah bordil,dll tempatnya dirusak. Apa mereka rela nanti suami dan anaknya yg main kesitu?? Anda sekarang lebih milih mana “Merusak pembuat kemaksiatan seperti atau Membela orang yang melakukan maksiat?” Tentu saja tindakan FPI krn sudah geram melihat aparat yg tidak juga bertindak terhadap pelaku maksiat tersebut yg sudah jelas2 juga dilarang pemerintah. Kembali ke masalah monas! Kita harus melihat dulu sebab musabab terjadinya tragedi monas tersebut.

Dalam  Quran Surat Al Hujuraat ayat 6.

Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.

Saya akan urai satu persatu masalahnya: 1. Ahmadiyah tak kunjung dibubarkan.

Ahmadiyah adalah ajaran sesat lagi menyesatkan yg menodai ajaran agama Islam. Mengapa jika memang ingin membuat agama baru, tetapi mengutip ajaran Islam seperti mengutip Al Quran dll. Jika ditilik pendiriannya, Ahmadiyah yg disebut diturunkan melalui Mirza Ghulam Ahmad, diciptakan oleh pemerintah Inggris dalam upaya memecah umat Islam di India pada waktu itu. Yg salah satunya ajarannya juga, supaya tidak membenci pemerintahan Inggris. Ini sudah jelas2 perbuatan untuk devide et impera.

Umat Islam sudah begitu geram terhadap sikap pemerintah RI yg tidak tegas untuk membubarkan ajaran ini, karena sudah meresahkan masyarakat. Alibi mereka yg membela Ahmadiyah, mereka tidak melakukan tindakan anarkhis. Tp padahal mereka melakukan perbuatan kriminal seperti penodaan agama, menghasut, perbuatan tidak menyenangkan thd umat Islam atas penyebaran agamanya yg dalam KUHP dapat dituntut pidana.

Penolakan Umat Islam terhadap Ahmadiyah dan tuntutan pembubaran Ahmadiyah kepada Pemerintah RI sudah sesuai dengan Konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, melalui instrumen hukum Penetapan Presiden No. 1 tahun 1965 tentang Pencegahan, Penodaan dan Penyalahgunaan Agama. 2. AKKBB memprovokasi utk orasi bela Ahmadiyah

Sebelumnya diberbagai surat kabar, aliansi ini mengajak masyarakat utk ikut orasi bela Ahmadiyah. Padahal sudah jelas2 umat Islam resah thd ajaran ini dan menginginkan pembubaran Ahmadiyah. Kok malah diajak dukung mereka??

3 AKKBB tidak punya hak untuk mencampuri urusan agama orang lain.

Apa urusannya mereka mengurusi urusan umat Islam. Banyak dari organisasi agama lain yg ikut2an bela Ahmadiyah. Ada apa niy sebenarnya?? Pendukung Ahmadiyah telah dengan sengaja melibatkan orang-orang non Islam yang tidak sepatutnya ikut campur dalam urusan umat Islam terkait soal Ahmadiyah, sehingga berpotensi untuk memperluas konflik antarumat beragama.

4. AKKBB tidak punya ijin orasi di Monas

Aksi Pendukung Ahmadiyah, berdasarkan keterangan Kapolres Jakarta Pusat di berbagai media, adalah AKSI ILEGAL tanpa izin, bahkan mereka sudah diperingati aparat untuk tidak aksi di wilayah tersebut karena berdekatan dengan kelompok yang berbeda dengan mereka. 6. AKKBB mencela dan melakukan tindakan tidak menyenangkan

Dalam orasi Para Pendukung Ahmadiyah di Monas ada pernyataan bahwa Laskar Islam adalah Laskar Syetan dan Laskar Kafir yang disaksikan dan didengar langsung oleh para Laskar Islam, sehingga menyulut amarah Laskar Islam yg juga dalam keadaan kondisi terik matahari akan mudah terpancing emosi

7. AKKBB mempersenjatai diri

Dalam insiden tersebut terbukti ada Pendukung Ahmadiyah membawa senjata api dan mengancam ke arah Laskar Islam yang berhasil terekam dalam video Laskar Islam. Bahkan terlihat dan terdengar oleh para laskar Islam ada beberapa pendukung Ahmadiyah yang meletuskan senjata api.

Adanya Pendukung Ahmadiyah yang mempersenjatai diri dengan Senjata Api menjadi bukti bahwa aksi mereka bukan untuk damai, tapi memang sengaja ditujukan untuk kerusuhan, dengan sambil mengeksploitasi wanita, anak-anak dan orang cacat yang dijadikan sebagai tameng.

8. Laskar Islam tidak menganiaya wanita, anak2 dan orang cacat

Komando Laskar Islam saat Aksi Damai tentang BBM tidak membawa senjata tajam, apalagi senjata api, dan tidak menganiaya wanita, anak-anak, apalagi orang cacat. Pernyataan dari pihak AKK-BB (Syafi’i Anwar) bahwa laskar Islam menganiaya wanita, anak-anak dan orang cacat adalah ucapan fitnah! 9. Umat Islam menginginkan Ahmadiyah Bubar

Tidak ada satu pun Organisasi Islam yang membela Ahmadiyah, justru yang menjadi Pembela Ahmadiyah hanyalah LSM-LSM Komprador yang dibiayai pihak asing untuk menghancurkan Islam. Dengan demikian berdasarkan fakta-fakta di atas, INSIDEN MONAS terjadi akibat provokasi dari pihak pendukung Ahmadiyah yang menamakan dirinya AKK-BB. Maka merekalah yang semestinya dimintai pertanggungjawaban. Ini semua terjadi akibat kelambanan pemerintah dalam mengambil keputusan untuk membubarkan aliran sesat Ahmadiyah sesuai Fatwa MUI tahun 2005 dan rekomendasi dari Bakorpakem tahun 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s